> Pengantin Korban Salah Pilih Perias Tampil Menor, Berubah Drastis Setelah Dipermak MUA Profesional
Loading...

Pengantin Korban Salah Pilih Perias Tampil Menor, Berubah Drastis Setelah Dipermak MUA Profesional

Loading...
Loading...


Peristiwa tak mengenakkan ini dialami oleh pasangan pengantin asal Thailand bernama Darika Klinkuhlab dan suaminya.


Di hari pernikahan, Darika Klinkuhlab justru merasa sedih karena hasil make up tak sesuai impian.


Ingin tampil cantik sebagai pengantin, Darika malah dipoles dengan make up menor yang tebal.


Bedak tebal disapu ke wajahnya, lengkap dengan blush on dan lipstik dengan warna merah menyala.


Pengantin pria pun tak luput dari make up menor.


Kulit wajahnya dilapisi bedak hingga terlihat keputihan, belang dengan warna leher.


Sementara bibir pengantin pria juga sangat mencolok akibat ulasan lipstik yang merah menyala.


Semua polesan makeup pengantin pria tersebut tampak mengesankan sangat tidak alami.


Sementara mempelai wanita sangat kecewa dan murung di hari pernikahannya karena riasan yang jelek tersebut.


Sangat disesalkan pasangan muda ini memilih make up artist yang salah.


Dikutip dari pop.grid.id, mereka pun membagikan pengalaman pahit mereka ke media online dan mengundang banyak simpati dari warganet.


Tentunya sangat menyebalkan apabila di hari sepenting itu justru mendapat foto kenangan yang tidak menyenangkan hati.


Akhirnya, ada satu tim make up artist yang ingin mendandani mempelai pengantin itu lagi, agar mendapat foto kenangan yang bagus.


Dan hasil dari riasannya sungguh mengejutkan.



Dari foto "after" terlihat mempelai perempuan tampak begitu cantik dan anggun.


Make up natural dipadu padankan dengan baju pernikahan khas Thailand semakin memancarkan aura kecantikannya.


Mempelai pria pun juga begitu gagah dan tampan dengan make up natural.


Wah, terlihat perbedaan makeup awal dan makeup ulang yang dipoles di wajah sang mempelai.


Mempelai prempuan begitu cantik dan mempelai pria begitu tampan.


Sumber : style tribunews


LihatTutupKomentar
Loading...